Dalam audiensi tersebut, ia turut memeriksa kesiapan sumber air, listrik, kondisi lahan, serta akses jalan menuju lokasi yang diusulkan. Menurutnya, akses jalan perlu mendukung mobilisasi peralatan selama proses pembangunan.
"Jalan yang masuk ke titik sekolahan harus besar, Pak, karena nanti alat-alat berat akan masuk," ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Sahrujani menyatakan pemerintah daerah telah menyiapkan lahan berupa lapangan golf dengan luas sekitar 22 hektare. Ia menyampaikan bahwa sertifikat tanah telah disatukan dan dokumen pendukung usulan sudah dilengkapi.
"Lahan saya ini, Pak, ada 22 hektare. Sudah saya lengkapi semua, Pak," ujar Sahrujani terkait kesiapan dokumen.
Sahrujani menjelaskan, lokasi yang diusulkan berjarak sekitar 10 kilometer dari pusat kota. Kebutuhan air dan listrik disebut telah tersedia, sementara pemerintah daerah menyiapkan pembangunan jalan akses sekitar 300 meter menuju lokasi sekolah.
Pemkab HSU juga mengalokasikan anggaran pendukung untuk persiapan pembangunan, termasuk kebutuhan dokumen lingkungan, analisis dampak lalu lintas, dan jalan akses.