Riset juga perlu mencakup penanganan pascapanen, termasuk upaya mengurangi kehilangan hasil selama penyimpanan dan distribusi. Aspek pengemasan dan transportasi turut menjadi perhatian agar bawang putih dapat dipasarkan dengan mutu yang terjaga.
Wamentan menekankan penguatan produksi harus berjalan beriringan dengan pembangunan ekosistem usaha.
Kemitraan, kepastian peran para pihak, serta dukungan kebijakan dan regulasi perlu disiapkan sejak awal agar hasil peningkatan produksi memiliki jalur pemasaran yang jelas.
"Kita ingin membangun ekosistem yang baik. Kemitraannya harus jelas, termasuk apa yang akan dikerjakan dan hasil yang ingin dicapai. Kebijakan dan regulasi pendukungnya juga perlu disiapkan," tuturnya.
Melalui skema dua jalur tersebut, Kementerian Pertanian mendorong agar pengembangan bawang putih dapat berdampak sehingga mencapai swasembada yang ditargetkan Presiden Prabowo Subianto dalam tiga tahun ke depan.
Pendampingan petani, pemanfaatan teknologi siap pakai, riset terapan, dan kemitraan diharapkan menjadi fondasi bagi peningkatan produksi bawang putih nasional secara terukur dan berkelanjutan.