Karena itu, dia menekankan pentingnya meningkatkan kualitas produksi, memastikan lahan pertanian tetap produktif, dan memperkuat sarana produksi agar Indonesia tidak semakin rentan terhadap gangguan pasokan global.

Ia juga menyoroti perlunya tata kelola distribusi dan impor yang baik agar pasokan pangan tidak dipermainkan oleh pihak tertentu.

Menurutnya, penguatan produksi domestik harus berjalan beriringan dengan pengawasan perdagangan dan pengembangan industri pengolahan.

Melalui penguatan intelijen pertanian, peningkatan produksi, diversifikasi pangan, dan hilirisasi, Kementerian Pertanian terus mendorong pembangunan pertanian yang tangguh dan berkelanjutan.

"Kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, peneliti, dan generasi muda diharapkan mampu melahirkan inovasi untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani," kata Saleh.

Sebelumnya Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan posisi stok Indonesia tetap kuat didukung produksi domestik dan cadangan pemerintah yang memadai saat 33 negara di dunia menyiapkan pangan darurat.