NADIKABAR.COM — Persib Bandung akan menghadapi ujian berat saat membuka perjalanan di Grup E AFC Champions League Two (ACL 2) 2026/2027. Maung Bandung harus bertandang ke markas FC Seoul di Seoul World Cup Stadium, Korea Selatan, Rabu (16/9/2026).

Jelang pertandingan tersebut, eks pemain Persib asal Korea Selatan, Oh In-kyun, memberikan peringatan kepada mantan klubnya. Persib diminta tidak gegabah meladeni permainan terbuka FC Seoul sejak menit awal.

Menurut In-kyun, FC Seoul saat ini bukan hanya berstatus sebagai salah satu klub besar Korea Selatan. Mereka juga sedang berada dalam performa terbaik dan memimpin klasemen K League 1.

"Seoul kalau kamu tahu, mereka sekarang nomor satu di Korea, di liga ini. Mereka punya pemain asing dan lokal bagus, hampir semua pernah bermain di Timnas. Mereka punya bek kiri dengan crossing bagus. Kamu tahu, mereka punya pemain di sisi kiri dan kanan yang bagus, bisa memanfaatkan half space dan juga punya striker kuat, tinggi, top skorer," kata In-kyun, Selasa (15/9/2026).

In-kyun menilai Persib harus mengutamakan pertahanan sebelum memikirkan agresivitas serangan. Bermain terlalu terbuka sejak awal justru bisa menjadi bumerang bagi Maung Bandung.

"Saya pikir Persib harus punya pertahanan yang bagus dulu, baru tampil menyerang. Karena kalau dari babak pertama bermain terbuka, stamina bisa habis. Kalau satu kali Persib (terlalu menekan), mereka tahu, karena Korea punya keunggulan fisik. Tempo permainan cepat sekali," ujarnya.

Menurut In-kyun, FC Seoul sedang menjadi tim paling panas di kompetisi domestik Korea Selatan. Kekuatan mereka pun dinilai komplet karena memiliki kualitas di lini depan maupun belakang.

"FC Seoul saat ini adalah tim yang paling panas di Liga 1 Korea dan juga merupakan pemuncak klasemen. Mereka adalah tim yang sangat bagus karena memiliki kekuatan baik dalam menyerang maupun bertahan. Jadi, jelas bukan lawan yang mudah untuk dihadapi," katanya.

Mantan gelandang Persib musim 2017/2018 itu juga mengingatkan kualitas individu pemain FC Seoul. Bukan hanya pemain asing, sejumlah pemain lokal mereka juga memiliki pengalaman membela tim nasional Korea Selatan.

"Mereka memiliki banyak pemain yang unggul secara fisik maupun teknik. Baik pemain asing maupun pemain lokal, banyak pemain berkualitas di dalam tim, termasuk beberapa pemain yang pernah memperkuat tim nasional Korea Selatan," tutur In-kyun.

Karena Persib bermain sebagai tim tamu, In-kyun menyebut satu hal yang harus menjadi perhatian utama adalah mencegah FC Seoul mencetak gol terlebih dahulu.

"Karena ini adalah pertandingan tandang, menurut saya yang paling penting adalah jangan sampai kebobolan lebih dulu," ujarnya.

Di sisi lain, In-kyun mengakui belum mengikuti secara detail kekuatan skuad Persib saat ini. Meski begitu, ia tetap melihat Persib memiliki modal kuat untuk bersaing di Asia. Kehadiran pemain naturalisasi dan pemain tim nasional, ditambah keberhasilan menjadi juara liga selama tiga musim berturut-turut, menjadi bukti kekuatan Maung Bandung.

"Namun, Persib memiliki banyak pemain naturalisasi dan pemain tim nasional. Yang paling penting, mereka juga memiliki prestasi luar biasa dengan memenangkan liga selama tiga tahun berturut-turut. Jadi, saya yakin mereka memiliki daya saing yang sangat kuat," ucapnya.

In-kyun juga memberikan gambaran mengenai karakter permainan klub-klub Korea Selatan. Menurutnya, Persib perlu memberi perhatian khusus terhadap serangan melalui umpan silang dan eksploitasi area half-space.

"Tim-tim Korea biasanya banyak menggunakan permainan melalui umpan silang dan juga memanfaatkan area half-space. Jadi, kalau kita bisa mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi dua aspek tersebut, saya yakin kita bisa mendapatkan hasil yang bagus," kata In-kyun.