NADIKABAR.COM — Pakar Kebencanaan Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Adi Maulana mewanti-wanti insiden horor banjir bandang di Nepal-Tibet bisa terjadi di Indonesia. Terutama jika masyarakat maupun pemerintah tidak bisa menjaga alam dan terus melakukan perambahan hutan.

"Daerah hulu itu karena tidak tahu ada ancaman karena ditebang, atau dibuka menjadi lahan pemukiman, menjadi lahan perkebunan dan lain sebagainya, mereka tidak tahu bahwa bisa terjadi banjir bandang. Karena wilayah hulu sungai tetap harus kita lestarikan supaya dia menyerap air. Kalau terbuka, maka gampang longsor dan sebagainya," ujar Prof Adi kepada NadiKabar, Kamis (27/8/2026).

Adi mengatakan masyarakat dan pemerintah masih kerap mengabaikan sejumlah hal yang menjadi pemicu rentannya terjadi bencana alam. Sehingga, butuh kesadaran semua pihak untuk menjaga alam tetap aman dari bencana.

"Jadi bukan hanya masyarakat, tapi pemerintah dan semua stakeholder," tegasnya.