Dalam rapat tersebut, Suahasil memaparkan perkembangan ekonomi dan kondisi fiskal sepanjang 2026 serta gambaran APBN 2027. Ia menjelaskan pendapatan dan belanja negara, pembiayaan, serta alokasi anggaran untuk perlindungan sosial, penanggulangan bencana, pendidikan, kesehatan, dan ketahanan pangan.

Suahasil juga menjelaskan tiga fungsi APBN, yakni alokasi, distribusi, dan stabilisasi. Menurutnya, APBN menjadi instrumen pemerintah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, pemerataan kesejahteraan, dan menjaga stabilitas perekonomian.

"Pemerintah akan terus menjaga APBN sebagai instrumen yang menumbuhkan ekonomi, melindungi masyarakat, dan tetap kredibel, sehingga pertumbuhan dapat terus terjaga, kesejahteraan meningkat, dan stabilitas ekonomi tetap kuat," ujar Suahasil.

Suahasil turut menjelaskan peran Kementerian Keuangan dalam mengelola APBN untuk mendukung pelaksanaan berbagai program prioritas Presiden, dengan tetap menjaga kesehatan dan kesinambungan fiskal.