NADIKABAR.COM — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau sejumlah infrastruktur dan fasilitas publik yang terdampak banjir bandang, dan mendorong percepatan pemulihan akses masyarakat di Kabupaten Solok, Sumatera Barat.
“Prioritas sekarang, akses utama harus segera pulih. Kita pastikan jalur yang digunakan masyarakat aman, sehingga mobilitas warga, distribusi bantuan, dan pelayanan pemerintahan bisa kembali berjalan,” kata Wapres Gibran dikutip dalam siaran resmi BPMI Sekretariat Wakil Presiden di Jakarta, Jumat.
Wapres menegaskan bahwa faktor keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam seluruh proses penanganan pascabencana.
Saat meninjau Jembatan Arosuka yang menghubungkan Kota Padang dan Kabupaten Solok, Wapres menginstruksikan perbaikan cepat pada sarana jembatan serta ruas jalan sekitarnya.
“Akses utama jalan dan jembatan harus dipulihkan secepat mungkin. Utamakan juga aspek keselamatan warga yang melintas,” ujar Wapres Gibran.
Selain infrastruktur jalan, Wapres juga memberikan perhatian khusus pada fasilitas penyelenggaraan pemerintahan, termasuk Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Solok.
Wapres meminta jajaran terkait segera mendata seluruh fasilitas publik dan perkantoran yang mengalami kerusakan akibat bencana banjir bandang pada Senin (21/9) malam. Pendataan menyeluruh tersebut diperlukan untuk menentukan penanganan darurat maupun perbaikan permanen agar layanan masyarakat tidak terganggu.
“Untuk fasilitas penyelenggaraan pemerintahan yang terdampak, segera didata, mana yang membutuhkan penanganan darurat, mana yang membutuhkan perbaikan permanen. yang paling penting, pelayanan kepada masyarakat jangan sampai berhenti,” kata Wapres Gibran.
Sementara itu, Bupati Solok Jon Firman Pandu memaparkan sejumlah kebutuhan prioritas pemulihan pascabencana, termasuk rencana pembangunan sabo dam sebagai langkah mitigasi.
“Rencana pembangunan Sabo dam, ke depan ini penting. Selain itu perbaikan gedung kantor yang berkaitan dengan pelayanan publik, perbaikan sawah, rumah, dan masjid,” ujar Bupati Solok Jon Firman Pandu.