"Jadi dia bakal menyedot udara dari luar. Dia bakal membuka solar vault-nya Pak, dan menyedot udara dari luar untuk masuk ke rompi," imbuhnya.
Rompi pintar ADAPT-V dirancang untuk mendeteksi stres fisiologis secara otomatis dan memberi respons menenangkan bagi anak dengan spektrum autisme, sehingga bisa meminimalisir risiko terjadinya tantrum.
Selain ADAPT-V, Gibran juga berkenalan dengan dua inovasi lain dari mahasiswa UB, yakni Transaid dan Vitalsense. Transaid merupakan alat deteksi karies sekunder, sementara Vitalsense merupakan alat untuk memonitor vital tubuh secara noninvasif dan real-time.