NADIKABAR.COM — Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meminta penguatan pendampingan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dalam pertemuan dengan para pelaku usaha di Cilacap, Jawa Tengah, Senin.

"Saya juga mengapresiasi kreativitas UMKM binaan Pertamina yang terus berinovasi, mengolah bahan menjadi produk bernilai tambah, dan membuka peluang usaha serta lapangan kerja," kata Wapres menurut keterangan diterima di Jakarta, Senin.

Ia berharap ke depan Pertamina bersama para mitranya terus memperkuat pendampingan, memperluas akses pasar, dan memastikan kegiatan komunitas maupun UMKM dapat berjalan secara berkelanjutan.

Disampaikan dalam rangka peninjauan PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) IV Cilaca pada hari ini, Wapres Gibran mengapresiasi kreativitas para pelaku UMKM dalam mengembangkan potensi lokal menjadi produk bernilai tambah, termasuk melalui pemanfaatan limbah lingkungan yang dapat diolah kembali.

Inovasi itu tidak hanya mendukung upaya menjaga lingkungan, tetapi juga membuka peluang usaha dan lapangan kerja serta memperkuat peran UMKM dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan.

Dalam kesempatan tersebut sejumlah pelaku UMKM menyampaikan kepada Wapres terkait perkembangan usaha yang mereka lakukan dan pemanfaatan potensi pesisir.

Wapres mendorong penguatan pendampingan juga dalam membantu para pelaku UMKM menyusun rencana bisnis (business plan) sebagai landasan pengembangan usaha. Wapres juga menyampaikan peluang dukungan melalui bantuan pemerintah setelah rencana bisnis tersebut disusun.

"Ini mungkin nanti dari Pertamina sebagai perusahaan yang mendampingi UMKM dan ibu-ibu yang ada di sini untuk memberikan guidance untuk pembuatan business plan. Nanti kalau sudah business plan-nya jadi, mungkin kita bisa bantu dari Banmas (Bantuan Masyarakat)," ujarnya.

Wapres berharap penguatan pendampingan tersebut dapat membuka peluang bagi UMKM untuk mengembangkan skala usaha, memperluas kesempatan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui penguatan pendampingan dan kolaborasi tersebut, UMKM diharapkan tidak hanya mampu menghasilkan produk inovatif, tetapi juga mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Pemanfaatan potensi lokal, termasuk bahan yang dapat diolah kembali, selain menjadi peluang untuk menciptakan nilai ekonomi, juga berdampak positif bagi lingkungan sekaligus memperkuat pemberdayaan dalam menggerakkan perekonomian masyarakat Cilacap.

"Yang saya senang, selain ada nilai tambah sisi ekonominya, UMKM Bapak-Ibu semua memiliki keunggulan dari segi kepedulian akan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat sekitar terutama perempuan," demikian Gibran Rakabuming Raka.