NADIKABAR.COM — Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meminta pemerintah segera memulihkan lahan pertanian yang terdampak bencana di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, agar produksi pangan daerah itu tidak terganggu.
“Solok termasuk lumbung pangan Sumatera dan nasional. Diharapkan lahan pertanian diperbaiki sehingga produksi beras dan lainnya tidak terganggu,” kata dia saat meninjau penanganan bencana di Kabupaten Solok, Jumat.
Ia meminta langkah pemulihan lahan pertanian segera ditindaklanjuti dengan memperhatikan kondisi di lapangan dan kebutuhan masyarakat terdampak.
Selain sektor pertanian, Wakil Presiden meminta pelayanan publik di Kabupaten Solok tetap berjalan meskipun kompleks perkantoran bupati turut terdampak bencana.
“Pelayanan publik agar tetap berjalan,” katanya.
Menurut dia, fasilitas pemerintahan yang mengalami kerusakan perlu segera ditindaklanjuti dan diperbarui agar aktivitas pelayanan kepada masyarakat tidak terhenti.
Wakil Presiden juga meminta pemerintah memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana segera terpenuhi, terutama ketersediaan air bersih untuk mencegah munculnya penyakit di lokasi pengungsian.
“Pastikan kebutuhan dasar warga terdampak segera terpenuhi. Air bersih jangan sampai terpapar penyakit bagi korban terdampak bencana,” ujarnya.
Ia turut meminta kelompok rentan, seperti lanjut usia dan penyandang disabilitas, menjadi perhatian dalam penyaluran bantuan dan segera mendapatkan bantuan sesuai kebutuhannya.
Dalam pemulihan wilayah terdampak, pemerintah juga diminta melakukan normalisasi sungai sebagai bagian dari upaya mengurangi risiko bencana susulan.
Wakil Presiden mengatakan bantuan untuk penanganan bencana dapat segera dicairkan pada Senin sehingga pemerintah daerah dapat mempercepat proses pemulihan.
Terkait hunian masyarakat terdampak, pemerintah diarahkan tidak membangun hunian sementara, tetapi langsung menyiapkan hunian tetap dengan lokasi yang aman.
Hunian tetap tersebut, katanya, harus berada di lokasi yang tidak jauh dari tempat warga bekerja sehingga tidak mengganggu keberlangsungan mata pencaharian masyarakat.
“Jangan sampai kembali ke rumah yang sebelumnya terdampak,” katanya.
Wakil Presiden menekankan penanganan hingga pemulihan bencana membutuhkan kekompakan seluruh pihak agar kebutuhan masyarakat dan proses rehabilitasi dapat berjalan dengan baik.