"Layanan konsuler rutin maupun darurat tetap tersedia bagi warga negara AS," tegas Kedutaan Besar AS dalam pernyataannya.

Imbauan terbaru ini dirilis saat Saudi terseret ke dalam konflik Yaman yang kembali berkobar, setelah jeda pertempuran yang berlangsung selama bertahun-tahun menyusul kesepakatan gencatan senjata pada tahun 2022 lalu.

Pasukan koalisi pimpinan Saudi membantu pasukan pemerintah Yaman yang terlibat pertempuran sengit dengan kelompok Houthi, yang didukung Iran, beberapa waktu terakhir. Koalisi itu diluncurkan sejak tahun 2015 untuk mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.