"Besok malam mulai tahlilan," katanya di rumah duka, Desa Sukajadi, Carita, Pandeglang, Rabu (23/9).

Yayat meminta pihak kepolisian memulangkan jasad ayahnya yang ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu. Permintaan itu kemudian diwujudkan oleh pihak kepolisian.

"Permintaan keluarga (dibawa ke Banten)," katanya.

Sebelumnya, Polda Banten mengungkap identitas jenazah pria yang ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu, merupakan anak buah kapal (ABK) Arupadhatu 1 bernama Surakman (50). Jasad korban teridentifikasi karena cocok dengan DNA sang anak.