Beni Ramadan (36), mengatakan gempa tersebut awalnya terasa seperti kursinyang bergoyang. Tetapi lama-kelamaan guncangannya semakin kencang.

"Begitu semakin kencang, yang dari dalam ruangan langsung berhamburan keluar. Khawatir bangunan rusak dan menimpa," kata dia, Selasa (1/9/2026).

Pemerhati Gempa dan Tsunami Daryono, mengatakan gempa dangkal yang mengguncang Cianjur disebabkan aktivitas Sesar Cisokan yang merupakan bagian dari segmen aktif Sesar Cimandiri.