Ari mengatakan kondisi bendungan berangsur surut sejak sebulan terakhir ini. Akan tetapi sampai kering kerontang baru sepekan ini. Menurutnya air sungai habis karena digunakan untuk pertanian saat musim kemarau.
"Ini sudah seminggu kering, tapi surut itu sudah 1 bulan. Karena airnya habis untuk pengairan sawah petani. Ini petani sudah menanam pagi khawatir akan gagal panen," jelasnya.
Menurutnya bau menyengat juga tercium setelah ada banyak ikan yang mulai mati. Meskipun demikian kondisi tersebut belum menjadi keresahan warga. Karena bau busuk ikan yang mati belum sampai ke permukiman warga.
"Terus ya kalau dekat menganggu setelah setelah banyak ikan pada mati. Kalau ke permukiman warga nggak sampai," jelasnya.
Artikel ini telah tayang di NadiKabar. Baca selengkapnya di sini.