NADIKABAR.COM — Warga tiga desa di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), dilaporkan mengalami krisis air bersih akibat kekeringan di musim kemarau. Warga dan pengurus sekolah bahkan harus merogoh kocek mulai Rp 150 ribu hingga Rp 500 ribu demi membeli air.

Tiga desa mengalami krisis air bersih berada di Desa Saptanajaya dan Tammarunang, Kecamatan Duripoku, serta Desa Bulumario di Kecamatan Sarudu. Warga tiga desa disebut mulai merasakan kesulitan air bersih selama dua pekan terakhir.

"Mulai dua minggu lalu (warga beli air), sumur-sumur kering. Belinya sama warga juga yang mengantar pakai mobil pikap ada tandonnya," ujar warga Duripoku, Risal kepada wartawan, Kamis (27/8/2026).

Sementara anggota DPRD Pasangkayu, Robin Candra Hidayat mengaku telah menerima laporan dan mengecek kondisi warga tiga desa yang kesulitan air bersih. Selain rumah penduduk, fasilitas sekolah dan rumah ibadah juga terdampak.