"Pas dipegang lagi, nadinya sudah tidak berdenyut. Korban sudah meninggal dunia. Setelah itu, jenazah kami geser ke tepi jalan supaya tidak mengganggu akses jalan," ungkapnya.
Menurutnya korban memang sering olahraga pagi dan melintas di depan rumah pelaku yang merupakan tetangga sendiri.
"Pas kejadian, beliau jalan biasa tidak menggunakan sepatu maupun sandal. Beliau sudah biasa jalan olahraga kalau pagi," ucapnya.
Ia mengaku beberapa orang juga sempat mengikuti jejak darah yang menetes dan mengarah ke pohon pisang. Di sana, pelaku menancapkan pisau yang digunakan.
"Ada bercak darah, kita ikuti, pisaunya tertancap di pohon pisang," bebernya.