"Jadi kita senang sekali bisa lihat di dalamnya seperti apa, ruang meeting seperti apa. Ada Jakarta Smart City yang selama ini kita nggak pernah tahu ternyata kita punya platform yang begitu cerdas sehingga kita bisa laporan, kita bisa tahu segala berita dan juga informasi apa pun mengenai Jakarta, semua ada di situ," ujarnya.
Mary menilai sosialisasi mengenai Jakarta Smart City juga perlu diperluas. Sebab, layanan tersebut dinilai bisa membantu masyarakat ketika ingin menyampaikan laporan mengenai berbagai persoalan di lingkungan sekitar.
Dia mencontohkan, masyarakat bisa memanfaatkan layanan yang tersedia untuk melaporkan kejadian kehilangan barang. Namun, menurutnya, masih banyak warga yang belum mengetahui informasi tersebut.
"Misalnya kita kehilangan handphone, sebenarnya bisa kan? Karena kita tahu CCTV-nya. Selama ini kita nggak tahu, ah, pasrah udahlah, hilanglah," tuturnya.
Mary juga menyebut masyarakat bisa mengakses berbagai informasi dan layanan melalui aplikasi JAKI. Dia bahkan mengaku tertarik untuk mengunduh aplikasi tersebut setelah mengetahui berbagai fasilitas yang tersedia.