NADIKABAR.COM — Pemerintah menargetkan 80-90% biaya kesehatan individu nantinya ditanggung melalui skema asuransi. Target ini disiapkan agar masyarakat tak lagi terbebani biaya medis secara langsung saat jatuh sakit.
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan target tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pembiayaan kesehatan nasional. Saat ini, total belanja kesehatan nasional mencapai sekitar Rp640 triliun per tahun, namun porsi pembiayaan berbasis asuransi masih tergolong minim.
"Tujuannya adalah pembiayaan kesehatan kalau bisa dibuat bagi masyarakat dan negara semurah mungkin, hasilnya sebagus mungkin, dan ekosistemnya itu berkesinambungan. Jadi bisa berkembang dengan normal dan sustainable," ujar Menkes, Kamis (3/9/2026),
Untuk mewujudkan target tersebut, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperluas dan memperkuat ekosistem pembiayaan kesehatan nasional. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama tim redaksi 50 perusahaan asuransi dan 70 rumah sakit.