NADIKABAR.COM — Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengunjungi korban kebakaran Desa Adat Sade, di Desa Rembitan, Lombok Tengah, Kamis (27/8/2026). Momen tersebut dimanfaatkan warga untuk menyampaikan keluhan dan keinginan setelah musibah yang menghanguskan 75 rumah dan 69 art shop di Desa Adat Sade pada Sabtu malam (27/8/2026) itu.
Dalam kunjungannya, Widiyanti sempat mendengarkan keluhan dan keinginan warga yang terdampak kebakaran di Desa Adat Sade. Salah satu yang menyampaikan keluhan itu Sanah Ardinata. Dia mengungkapkan bersama warga lainnya ingin desanya dibangun ulang seperti era 1970-an, ketika belum ada listrik.
Sanah menyampaikan sejak insiden kebakaran yang meluluhlantakan bangunan yang diwariskan secara turun-temurun itu, mereka kini sudah kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian. Sebab, Sanah berujar, bukan hanya rumah yang ludes tetapi juga alat menenun dan barang-barang berharga lainnya.
"Ini warisan turun-temurun kami dari orang tua kami, kakek-nenek kami, kami kehilangan semuanya dalam satu malam. Kami ingin membangun ulang semuanya," kata Sanah di hadapan Widiyanti, Kamis (27/8/2026).
Sanah mengatakan, hampir seluruh warga yang tinggal dan menetap di Desa Adat Sade sepakat membangun ulang Sade seperti masa lampau. Bahkan, Sanah berujar, beberapa warga sudah mencari bahan-bahan untuk mendirikan rumah yang selama ini menjadi tempat tinggal dan sumber ekonomi mereka.
"Kami sadar selama 25 tahun ini Sade ini semerawut, terlalu komersil dan sebagainya. Jadi memang konsep kami adalah Sade reborn, lahir kembali. Kami ingin Sade ini betul-betul otentik," ujar Sanah di hadapan Widiyanti.