"Kebakaran lumayan mau merembet ke rumah warga. Karena anginnya sangat kencang, panas, akhirnya api itu mengarahnya mau ke perumahan," kata salah satu warga perumahan yang enggan disebut namanya.
Warga bersama sejumlah penghuni perumahan sebelumnya berupaya melakukan pembasahan untuk mencegah api masuk ke kawasan rumah mereka. Karena khawatir api semakin membesar dan merembet, warga kemudian berinisiatif menghubungi layanan pemadam kebakaran.
"Warga dengan gotong royong, nyiram-nyiram melakukan pembasahan. Tapi api masih terus membesar sehingga lapor ke Pemadam Kebakaran Kabupaten Gresik," tambahnya.
Hal serupa dikatakan BN, warga lainnya. Ia mengungkapkan bahwa kejadian serupa pernah terjadi sekitar setahun sebelumnya. Saat itu, ia mengaku petugas juga sempat meminta uang minum setelah menangani kebakaran.
"Kalau dulu itu pernah meminta uang minum dan uang rokok. Apakah memang SOP nya seperti itu? Kalau iya ya kasian kalau rumah warga kebakaran, uda tertimpa musibah, malah dimintai uang," kata BN.