NADIKABAR.COM — Warga di Kompleks Permata atau Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, mengaku pengedar narkoba di kawasan tersebut kerap mengintimidasi hingga memukul pendatang, khususnya pengemudi ojek daring (ojol) karena diduga sebagai informan polisi.
Salah satu warga sekitar, Angga, menceritakan beberapa waktu lalu, seorang pengemudi ojol dipukuli oleh para pelaku narkoba lantaran dikira "cepu" atau informan aparat.
"Dia datang mau antar pesanan, terus paketnya sempat jatuh. Nah kan ada (diduga bandar narkoba) di situ, dipukul di situ," kata Angga saat ditemui di lokasi, Selasa.
Angga mengungkapkan keributan sempat terjadi, namun segera dilerai setelah pemilik pesanan keluar untuk mengambil pesanan yang dibawa ojol tersebut.
"Terus enggak lama yang punya paket keluar, akhirnya ya udah," ungkapnya.
Menurut Angga, keributan seperti itu sudah biasa terjadi di kawasan Komplek Kampung Ambon.
Warga pun kian resah karena para bandar atau pemakai narkoba kerap menyalakan musik dengan volume yang keras saat malam hari.
"Warga sini negur ya malah galakan mereka," ungkap Angga.
Diketahui, petugas gabungan menerjunkan alat berat jenis beko untuk membongkar lapak-lapak narkoba di kawasan Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa.
Pantauan ANTARA di lokasi pukul 13.20 WIB, alat berat itu meratakan sekitar 30 lapak yang berdiri di sepanjang bantaran kali di Jalan Kristal Ujung, Kedaung Kaliangke.
Lapak-lapak yang telah dirobohkan secara manual oleh petugas gabungan itu digusur menyisakan tumpukan sampah yang berada di belakang deretan lapak.
Alat berat itu nampak dioperasikan oleh seorang petugas Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Barat.
Masuknya alat berat itu ke area lapak narkoba pun disambut oleh sorakan warga dan anak-anak yang sejak pagi mengamati di sekitar lokasi.
Sebelumnya, ratusan personel gabungan Polres Metro Jakarta Barat membongkar puluhan lapak yang biasa digunakan para pecandu untuk transaksi dan mengonsumsi narkoba, Selasa.
Pantauan di lokasi, lapak-lapak berdiri di bantaran kali Jalan Kristal Ujung, RT 15 RW 007, Kelurahan Kedaung Kaliangke, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, tepat di depan tumpukan sampah.
Para petugas nampak membongkar lapak-lapak itu menggunakan kayu dan mengumpulkan puing-puingnya pada satu tempat khusus.
Di sudut-sudut bangunan, petugas menemukan barang bukti penyalahgunaan narkoba, seperti bong, plastik klip sabu, korek api dan sejumlah barang lainnya.