"Kegiatan rutin pemeliharaan pohon ini sebagai antisipasi kejadian pohon tumbang yang dapat menimpa pengguna jalan," ujar Vira, Sabtu (5/9/2026).
Saat ini, DLHK Sidoarjo mengerahkan dua tim untuk melakukan pengeprasan dan perapian pohon. Masing-masing tim beranggotakan 10 orang dan dilengkapi kendaraan skylift serta truk angkut.
"Dua tim kita terjunkan untuk menangani pemeliharaan pohon, masing-masing tim berjumlah sepuluh orang yang dilengkapi kendaraan skylift dan truk angkut," tuturnya.
Menurut Vira, laporan dari masyarakat menjadi salah satu perhatian utama DLHK dalam menentukan pohon yang perlu ditangani. Selain warga, laporan juga datang dari pemerintah desa dan kecamatan.