Menurut dia, waktu tempuh berjalan kaki menuju pasar kini bisa mencapai sekitar 10 hingga 15 menit.

Ia juga menyayangkan jembatan bambu yang sebelumnya digunakan warga telah dibongkar sebelum jembatan sementara selesai dibangun.

β€œHarapan warga, ya ini akses jembatan cepat jadi karena ini akses buat ke pasar sama ke makam lebih dekat. Harusnya kalau jembatan belum jadi, jembatan bambu jangan dirobohin dulu supaya akses warga tidak makin susah,” katanya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Jakarta Barat menyiapkan pembangunan jembatan sementara berbahan baja wide flange (WF) untuk pejalan kali di RT02/RW02, Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat.

Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah mengatakan, pembangunan jembatan sementara tersebut diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua minggu.