"Saya mau ikut anak ini yang bisa, mau ngontrakin, apa mau disuruh di kampung," ujar Warinah.

Sementara itu, warga bernama Andan bersama sang istri mengaku belum tahu sampai kapan mereka tinggal di tenda pengungsian tersebut lantaran masih mencari tempat tinggal pengganti.

"Kalau ada rencana mah, ya, kita pengen pindah, ya, nyari-nyari tempat tinggal, kalau ada bantuan, ada uang gitu. Cuman kita-kita semuanya hangus terbakar, tidak ada uang. Kita hanya makan seadanya," ungkap Andan.

Pedagang aksesoris ponsel itu mengaku sedang mengalami kesulitan ekonomi karena tidak ada barang berharga yang dapat diselamatkan saat kebakaran itu terjadi.