Perseroan menghadirkan identitas lokal Minangkabau dalam dinamika ruang bandara yang serba cepat. Disediakan pula area hijau di dalam terminal dengan menambahkan elemen lanskap pepohonan di beberapa titik strategis.

Langkah itu diharapkan membawa suasana asri, sejuk, sekaligus menenangkan.

Paulus mengatakan, apresiasi dari berbagai pihak khususnya masyarakat, DPR, dan Danantara menjadi semangat bagi tim di lapangan untuk mengoptimalkan proses konstruksi.

Dengan begitu, Bandara Internasional Minangkabau dapat hadir lebih nyaman.