Menurut Dr Parameshwara, jenis makanan ini dapat menyebabkan kadar gula darah meningkat dengan cepat dan kemudian mengalami penurunan energi yang drastis. Sebagai alternatif, ia menyarankan gandum utuh seperti rolled oats yang dapat ditambahkan biji chia dan buah segar.

Produk rendah kalori, termasuk minuman soda diet yang menggunakan pemanis buatan seperti sukralosa dan sakarin, juga menjadi salah satu yang ia hindari.

"Sejumlah penelitian menunjukkan pemanis buatan dapat memengaruhi keseimbangan mikrobiota usus yang bermanfaat," tulisnya dalam unggahan Instagram.

Sebagai gantinya, ia menyarankan air soda dengan perasan jeruk nipis atau teh herbal tanpa gula.

Bacon, sosis, dan daging olahan yang biasa digunakan sebagai isian sandwich termasuk dalam kelompok karsinogen Grup 1 menurut WHO dan berkaitan dengan risiko kanker kolorektal.

Dr Parameshwara menyarankan sumber protein yang lebih minim proses, seperti telur, ikan, lentil, atau cottage cheese.