Selain soal risiko, peserta juga diajak memahami sisi etisnya: bagaimana menyusun research gap dan novelty penelitian tanpa terjebak plagiarisme ide, serta menyusun prompt akademik yang benar-benar relevan dengan bidang riset masing-masing, bukan sekadar copy-paste hasil generate.

Pelatihan ini terbuka untuk dosen, peneliti, editor, proofreader, dan mahasiswa S1 hingga S3 yang sedang mengerjakan proposal, skripsi, tesis, disertasi, atau artikel ilmiah. Modal yang dibutuhkan cuma laptop, koneksi internet, dan akun ChatGPT atau AI sejenis.