Oleh karena itu, strategi pemadaman yang diterapkan tim gabungan di lapangan tidak hanya berfokus pada titik hotspot koordinat satelit semata, melainkan menyisir seluruh perimeter vegetasi hutan yang dilalap api.

"Pemadamannya bukan cuma per titik hotspot, tapi melingkupi seluruh vegetasi yang terbakar di sekitarnya. Mohon doanya agar progresnya terus positif dan api segera padam," pungkasnya.

Sebagai informasi, imbas munculnya hotspot api di kawasan Tahura Raden Soerjo sejak Selasa (18/8), UPT Tahura telah menutup jalur pendakian Arjuno-Welirang. Pengelola mengimbau calon pendaki yang terlanjur memesan tiket untuk melakukan reschedule.