NADIKABAR.COM — World Boxing Council (WBC) mengumumkan juara kelas berat (minimum 101,6 kg) Agit Kabayel akan menghadapi Nelson Hysa pada pertarungan untuk pertahanan pertama gelarnya pada 28 November di Esprit Arena, Dusseldorf, Jerman.

"Pertarungan ini mempertemukan dua petinju yang belum terkalahkan, di mana sang juara ingin memperkuat kekuasaannya di hadapan penonton tuan rumah dan penantang menghadapi kesempatan terbesar dalam karirnya," demikian pernyataan WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Jumat.

Kabayel memasuki pertarungan dengan rekor sempurna 27 kemenangan, termasuk 19 knockout (KO).

Momen penting dalam perjalanan karirnya terjadi pada 22 Februari 2025, ketika ia mengalahkan Zhilei Zhang di ronde keenam untuk merebut gelar juara dunia kelas berat sementara (interim) WBC.

Pada Januari 2026, petinju Jerman itu berhasil mempertahankan sabuk juaranya dengan mengalahkan Damian Knyba di ronde ketiga. Ia kemudian diangkat menjadi juara dunia penuh pada Juni 2026 setelah gelar juara dunia tersebut kosong.

Kini, Kabyel akan memulai babak baru dalam karirnya dengan mempertahankan gelar di tanah kelahirannya.

Di seberang ring akan ada Nelson Hysa yang memegang rekor tak terkalahkan dengan 25 kemenangan, termasuk 23 KO. Kekuatan pukulan akan menjadi senjata utama dalam upaya petinju berjuluk "Albanian Eagle" untuk menggulingkan Kabayel.

Hysa telah membangun karir profesionalnya dengan meraih beberapa sabuk juara di sirkuit kelas berat Eropa. Di antaranya adalah gelar WBC CISBB yang ia menangkan pada 18 November 2023.

Pencapaian itu merupakan langkah selanjutnya dalam perjalanannya menuju kesempatan meraih gelar juara dunia.

Dengan dua rekor tak terkalahkan dan rasio KO yang mengesankan, Dusseldorf akan menjadi tuan rumah pertarungan di mana Kabayel berupaya mengukuhkan posisinya sebagai juara dunia WBC, sementara Hysa bertujuan untuk meraih kemenangan terbesar dalam karirnya.