Pihak sekolah kemudian berkoordinasi dengan Puskesmas Lasem untuk penanganan darurat. Siswa yang membutuhkan pelayanan kesehatan dibawa ke puskesmas.

Pantauan NadiKabar di lokasi sekolah sekitar pukul 11.00 WIB, kondisi sekolah sudah sepi. Tidak terlihat aktivitas belajar mengajar karena para siswa telah dipulangkan.

Kepala Puskesmas Lasem dr Joko Paryanto mengatakan pihaknya menerima 18 pasien dari SMAN 1 Lasem. Mereka mengeluhkan sakit perut, diare, mual, dan mulas.

"Lima guru sudah pulang semua. Sementara ranap 3, lainnya masih observasi dan nanti sudah boleh pulang," jelas Joko saat ditemui NadiKabar di Puskesmas Lasem, Kamis (3/9/2026).

Joko menegaskan pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab diare massal tersebut. Termasuk dugaan keterkaitannya dengan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikonsumsi sehari sebelumnya.

"Kami belum bisa menyimpulkan apakah gara-gara mengonsumsi MBG atau tidak. Karena hari ini banyak juga pasien diare yang lain," katanya.