Sugeng mengatakan penanganan kebakaran juga dilakukan melalui jalur darat dengan melibatkan total 78 personel. Sebanyak 60 personel berasal dari Posko Sumber Brantas dan 18 personel dari jalur Putuk Elang Pasuruan.
Personel gabungan tersebut berasal dari Tahura Raden Soerjo, Polhut, Manggala Agni, Koramil Bumiaji, Perhutani, Masyarakat Peduli Api (MPA), relawan, BPBD, PMI, Tagana, dan ORARI.
Selain tim darat, petugas juga mengerahkan tim mop up dan drone untuk membantu pemantauan kondisi kawasan terdampak.
"Hari ini telah mengirimkan tim Mop Up dan drone sejumlah 12 personil ke lokasi kebakaran dengan target Mop Up lokasi yang sudah padam dan pengambilan data melalui drone," terangnya.
Pihak Tahura Raden Soerjo hingga Jumat belum merilis total luas lahan yang terdampak kebakaran. Pengukuran dan pemetaan secara presisi masih dilakukan di lapangan.