NADIKABAR.COM — WhatsApp kembali memperkuat lapisan keamanannya dengan menguji coba fitur baru bernama Scam Alert. Fitur yang sempat diumumkan oleh Meta pada bulan Agustus lalu ini kini sudah mulai digulirkan secara bertahap bagi sebagian pengguna Android yang tergabung dalam program beta.
Fitur perlindungan ini bersifat opsional sehingga tidak akan aktif secara otomatis. Pengguna yang ingin menggunakannya harus menyalakan sakelar secara manual melalui menu Settings > Account di perangkat Android mereka.
Meski mampu memindai isi obrolan untuk mencari indikasi penipuan, Meta menegaskan bahwa fitur ini sama sekali tidak merusak sistem enkripsi ujung-ke-ujung (end-to-end encryption) bawaan aplikasi. Seluruh proses klasifikasi sepenuhnya ditenagai oleh model machine learning yang bekerja secara lokal langsung di dalam perangkat pengguna (on-device).
"Tidak ada konten pesan yang keluar dari perangkat untuk diklasifikasikan, dan sistem juga tidak melaporkannya secara otomatis ke WhatsApp, Meta, atau siapa pun," jelas Meta dalam keterangan resminya.
Hingga tahap pengujian beta ini berjalan, pihak WhatsApp belum mengumumkan jadwal pasti kapan fitur penangkal penipuan ini akan dirilis untuk publik secara global, demikian dikutip NadiKabar dari GSM Arena, Senin (31/8/2026)
Artikel ini telah tayang di NadiKabar. Baca selengkapnya di sini.