NADIKABAR.COM — Setidaknya 1.574 orang tewas dan 6.939 lainnya terluka di Yaman sejak eskalasi militer terkini dimulai pada Agustus, menurut pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Kamis.

Dalam sebuah laporan yang dicermati kantor berita Turkiye, Anadolu, badan kesehatan PBB tersebut menyatakan telah mencatat 8.513 korban sejak awal Agustus.

Angka tersebut mencakup 1.574 kematian dan 6.939 orang terluka hingga 19 Oktober, ungkap WHO, tanpa merinci apakah para korban tersebut merupakan warga sipil, personel militer, atau keduanya.