Dua rumah sakit di Marib dan Ras Al-Arah menghentikan sementara layanan perawatan neonatal dan obstetri darurat karena staf dan kapasitas operasional dialihkan untuk menangani korban luka yang terus berdatangan, katanya.

Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) pada Senin menyebutkan bahwa jumlah pengungsi akibat konflik yang berlangsung sejak Juni tersebut telah mencapai 145.000 orang.

Berdasarkan data IOM, sebanyak 16.000 orang terpaksa meninggalkan rumah mereka selama sepekan terakhir.

Situasi di Yaman bergejolak pada pertengahan Juli setelah pasukan pro-pemerintah menyerang Bandar Udara Sanaa saat sebuah pesawat dari Iran yang membawa delegasi pemimpin Houthi sedang mendarat.