NADIKABAR.COM — Kalimantan Barat (NadiKabar) – WIKA-CIPTA-WEGE KSO selaku kontraktor Proyek Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Kalimantan Barat menggelar pertemuan bersama perwakilan mandor proyek untuk membahas penyelesaian tagihan opname pekerjaan. Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan bersama yang dituangkan dalam Berita Acara Kesepakatan.

Pertemuan berlangsung pada Selasa (27/10/2026) di Kantor Proyek, sebagai tindak lanjut rapat kerja yang telah dilaksanakan pada 24 Oktober 2026.

Dalam pertemuan tersebut, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Cipta Santosa, dan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk yang tergabung dalam WIKA-CIPTA-WEGE KSO menyepakati komitmen pembayaran secara bertahap terhadap pekerjaan yang telah melalui proses verifikasi bersama. Bahkan, pembayaran tahap pertama langsung dilakukan dalam pertemuan tersebut.

Project Manager WIKA-CIPTA-WEGE KSO Proyek Sekolah Rakyat Kalimantan Barat, Arief Tiyas Novianto, mengatakan kesepakatan tersebut merupakan hasil dialog terbuka antara pihak kontraktor dan para mandor.

"Mandor adalah mitra penting dalam proyek ini. Kami berterima kasih atas kesediaan rekan-rekan mandor untuk duduk bersama dan mencari solusi bersama. Komitmen pembayaran ini akan kami jalankan sesuai kesepakatan," ujar Arief.

Ia juga menjelaskan bahwa pemberitaan yang sempat berkembang beberapa waktu lalu dipicu adanya miskomunikasi terkait jadwal dan proses verifikasi pembayaran.

Menurutnya, persoalan tersebut telah diluruskan melalui komunikasi dan dialog langsung bersama perwakilan mandor.

"Persoalan ini murni miskomunikasi dan sudah kami luruskan bersama rekan-rekan mandor melalui dialog langsung. WIKA-CIPTA-WEGE KSO menjunjung tinggi hubungan yang baik dengan seluruh mitra kerja, termasuk mandor dan tenaga kerja di daerah. Kami memastikan setiap kewajiban diselesaikan secara transparan dan bertanggung jawab," jelasnya.

Sementara itu, perwakilan mandor, Sugianto dan Mahran, menyambut baik hasil pertemuan tersebut. Mereka menyampaikan bahwa persoalan pembayaran telah dibicarakan dan menemukan kesepakatan bersama.

"Kami menyampaikan bahwa persoalan pembayaran sudah dibicarakan dan disepakati bersama dengan baik," kata Sugianto.

Dengan tercapainya kesepakatan tersebut, WIKA-CIPTA-WEGE KSO bersama seluruh mitra kerja di lapangan diharapkan dapat kembali memfokuskan perhatian terhadap penyelesaian pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Kalimantan Barat.

Pembangunan fasilitas pendidikan tersebut diharapkan nantinya dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya anak-anak di Kalimantan Barat, dalam memperoleh akses pendidikan yang lebih baik.