NADIKABAR.COM β Kementerian Pariwisata menyatakan bahwa wisatawan muda yang didominasi milenial dan Generasi Z kini semakin mencari pengalaman yang memiliki makna ketika mengunjungi suatu destinasi.
Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin, mengatakan adanya tren tersebut mendorong destinasi untuk mengembangkan pariwisata melalui potensi alam dan budaya supaya dapat menjadi pengalaman yang dapat dirasakan langsung wisatawan.
βGen Z terutama, mereka mencari meaning, ketika berwisata itu harus ada artinya. Itu bertransformasi terhadap pengalaman yang ingin dicapai,β kata Made.
Made mengatakan perubahan minat tersebut terlihat dari cara wisatawan muda menikmati sebuah destinasi. Ia mencontohkan ketika mendaki gunung, Gen Z tidak hanya berfokus mencapai puncak, tetapi juga tertarik mengikuti atraksi atau melihat berbagai hal menarik sepanjang perjalanan.
Menurut dia, Indonesia memiliki potensi yang kaya untuk dikembangkan menjadi paket wisata berbasis pengalaman. Namun, tantangan terbesar adalah menerjemahkan potensi tersebut menjadi aksi yang dapat memberikan pengalaman bagi wisatawan.
Wisata pengalaman (experiential tourism) merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan pariwisata Indonesia yang semakin berkualitas. Penerapannya perlu memadukan tiga komponen, yakni penghargaan terhadap budaya, alam, dan koneksi antarmanusia.