Menurut dia, WJNC 2026 merupakan kegiatan karnaval yang mengusung konsep 'street art' dengan mengangkat tema-tema dari cerita pewayangan sebagai ciri khas sekaligus pembeda dengan acara serupa di Indonesia.

Dia mengatakan, peserta karnaval WJNC berasal dari perwakilan 14 kemantren (kecamatan) di Kota Yogyakarta yang terdiri atas kelompok usia remaja hingga dewasa.

"Dengan masing-masing kemantren menampilkan tokoh pewayangan yang berbeda melalui kostum, seni tari, properti pendukung, dan musik yang disiapkan," katanya.