Menindaklanjuti laporan tersebut, tim SAR gabungan dari unsur TNI, Polri, Basarnas, serta masyarakat setempat langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 11.00 Wita.
Kendati demikian, Cakra menyebutkan bahwa proses evakuasi menghadapi kendala berat di lapangan.
"Evakuasi lewat laut tidak bisa kami lakukan karena terkait dengan cuaca, air sudah mulai pasang, sehingga kami terpaksa melakukan secara manual," jelas Cakra.
Korban kemudian dipacking dan digotong bersama-sama oleh tim SAR gabungan menyusuri jalur pendakian yang sangat sempit dan terik. Proses evakuasi darat yang memakan waktu sekitar satu hingga satu setengah jam ini akhirnya selesai pada sekitar pukul 12.30 Wita.
Petugas harus membawa korban secara bergantian di depan dan di belakang, serta ditarik bersama-sama oleh rekan tim lainnya.