Secara lebih rinci, Ia menjelaskan kondisi tersebut disebabkan oleh tekanan pada likuiditas yang diakibatkan oleh penerimaan cash-in atas piutang dari pelanggan tidak sesuai dengan target.
Kemudian, juga disebabkan oleh kenaikan harga bahan baku produksi, serta ketidaktercapaian nilai kontrak baru dan pendapatan usaha.
"WSBP terus mengupayakan untuk dapat melakukan pemenuhan CFADS dalam masa 90 hari melalui penagihan piutang dari para pelanggan serta efisiensi beban produksi dan beban usaha,” ujar Fandy.
Dalam kesempatan ini, perseroan juga memastikan tengah melakukan langkah-langkah strategis untuk mengupayakan pemenuhan sisa kewajiban CFADS, diantaranya :