NADIKABAR.COM — Organisasi kemanusiaan Wahana Visi Indonesia (WVI) telah menjangkau lebih dari 20.000 orang dalam memenuhi kebutuhan air bersih, sanitasi, tenda, hingga gizi bayi dan anak dalam satu bulan masa tanggap bencana gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur.

"WVI telah menjangkau lebih dari 13.400 anak dan 8.200 dewasa melalui berbagai upaya, mulai dari distribusi 374.800 liter air bersih dan 24 tandon untuk memenuhi kebutuhan dasar, distribusi 1.100 paket bantuan non pangan yang meliputi hygiene kit dan paket tenda/terpal keluarga," kata Technical Sectors Director WVI Yacobus Runtuwene dalam keterangan di Jakarta, Senin.

Selain itu, pihaknya juga telah menghadirkan dukungan psikososial untuk anak di 65 titik, hingga pembukaan dapur PMBA (Pemberian Makan Bayi dan Anak) di 21 titik.

"Selama satu bulan respons tanggap bencana kami lakukan, kami menyaksikan langsung bagaimana bencana ini melumpuhkan kehidupan anak dan masyarakat di Flores," katanya.

WVI berkomitmen terus melakukan pendampingan bagi anak-anak dan masyarakat di enam kabupaten, yakni wilayah Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, Nagekeo, Ngada, dan Ende, hingga November 2026.

"Saat ini, mayoritas masyarakat kehilangan tempat tinggalnya dan masih berada di tempat pengungsian yang jauh dari kata layak. Masyarakat juga belum bisa beraktivitas seperti sedia kala karena masih dalam kondisi trauma dan waspada terhadap terjadinya gempa susulan," katanya.

Ia menambahkan Ruang Ramah Anak WVI saat ini sudah menjangkau lebih dari 5.500 anak, menghadirkan dukungan pemulihan psikis kepada anak-anak pasca-bencana melalui aktivitas bermain, belajar, dan pendampingan agar semangat mereka tetap terjaga.

Selain itu, sebanyak hampir 2.000 anak sudah menerima paket makanan dari dapur PMBA untuk mengurangi risiko kurang gizi.

"WVI menargetkan untuk menjangkau 25.000 korban terdampak, termasuk 12.000 anak-anak," kata Yacobus Runtuwene.