NADIKABAR.COM — Granit Xhaka mengaku salah sudah memanipulasi hasil tes Covid-19 beberapa tahun lalu. Dia akhirnya dihukum denda cukup besar, sekitar Rp 3,2 miliar!

Xhaka absen membela Timnas Swiss di UEFA Nations League karena dalam penyelidikan terkait kasus sertifikasi vaksin Covid-19 palsu.

Ini merupakan hasil penyelidikan Kantor Kejaksaan Luzern dalam beberapa pekan terakhir. Kasus ini bermula ketika Xhaka positif Covid-19 pada 2022.

Saat itu dia harus dikarantina sebulan karena terjangkit virus mematikan tersebut. Setahun berselang, Xhaka mendapat sertifikat vaksin dari seorang dokter di Luzern, yang diduga abal-abal.