NADIKABAR.COM — Beijing, (ANTARA/PRNewswire)- Tiongkok pada Rabu lalu membuka Kanal Pinglu. Lewat langkah ini, Tiongkok memberikan jalur pintas bagi wilayahnya yang berada di barat daya dan berada di pedalaman menuju kawasan pesisir dan pasar luar negeri, khususnya negara-negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), mitra dagang terbesar Tiongkok.

Kanal yang dibangun dengan biaya RMB 72,7 miliar (sekitar US$ 10,75 miliar) ini membentang sepanjang 134,2 kilometer dari Nanning, ibu kota Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi di Tiongkok selatan, hingga Teluk Beibu, jalur keluar menuju laut yang paling dekat dengan sebagian besar wilayah barat daya Tiongkok.

Kanal tersebut berada di sepanjang Koridor Perdagangan Darat-Laut Internasional Baru, jalur perdagangan strategis yang menghubungkan wilayah pedalaman Tiongkok dengan ASEAN dan pasar global lainnya. Proyek ini merupakan kanal pertama yang menghubungkan sungai dengan laut, serta direncanakan dan dikoordinasikan di tingkat nasional sejak berdirinya Republik Rakyat Tiongkok pada 1949.