NADIKABAR.COM — Sebuah Laporan Bersama dari Niko Partners dan Xsolla Mengungkap Bagaimana Sistem Pembayaran yang Disesuaikan dengan Kondisi Lokal dan Perdagangan di Luar Aplikasi Mendorong Pertumbuhan di Indonesia, Thailand, dan Vietnam

BANGKOK--(BUSINESS WIRE)-- Xsolla, sebuah perusahaan perdagangan video game global yang membantu studio dan para pengembang dalam meluncurkan, mengembangkan, dan memonetisasi game mereka, pada hari ini mengumumkan bahwa pihaknya akan kembali berpartisipasi dalam gamescom asia. Dalam acara yang akan diselenggarakan pada tanggal 29 Oktober hingga 1 November di Bangkok, Thailand ini, Xsolla akan hadir dengan konten, penawaran, dan kegiatan promosi yang lebih beragam. Di tengah tantangan yang dihadapi industri video game global yaitu meningkatnya biaya pengembangan, persaingan yang semakin ketat untuk menarik minat pemain, serta tekanan untuk membangun aliran pendapatan berkelanjutan, Asia Tenggara memberi peluang penting bagi para pengembang yang ingin memperluas jangkauan audiens dan mengembangkan bisnis mereka.

Indonesia, Thailand, dan Vietnam berada di pusat peluang ini. Secara keseluruhan, ketiga pasar tersebut menyumbang pendapatan video game sebesar sekitar 3,8 miliar dolar, yaitu 68,5% dari total pengeluaran video game di Asia Tenggara, baik untuk game seluler maupun PC. Ketiga pasar tersebut diperkirakan akan memiliki sekitar 226,1 juta pemain game pada tahun 2026, sehingga memberi peluang besar bagi para pengembang internasional untuk menjangkau audiens baru.

Menjelang gamescom asia, Xsolla menyoroti beberapa temuan penting dari Laporan Whitepaper Niko Partners dan Xsolla yang berjudul “Waking the Southeast Asian Giants: Players, Payments, and Localization in Three of Asia’s Most Exciting Markets”:

· Peluang pertumbuhan yang besar: Di Asia Tenggara terdapat hampir 300 juta pemain game, dengan Indonesia, Thailand, dan Vietnam menyumbang 68,5% dari total pengeluaran untuk video game di kawasan ini.

· Pentingnya pembayaran lokal: GoPay dan DANA merupakan opsi pembayaran terpopuler di Indonesia, MoMo di Vietnam, serta pembayaran melalui bank dan kode QR, termasuk PromptPay di Thailand.

· Perdagangan di luar aplikasi semakin populer: Berdasarkan hasil survei, 51,2% pemain game di Vietnam dan 52,4% pemain game di Indonesia menggunakan platform pembayaran pihak ketiga. Di Thailand, 44,8% pemain game melakukan pembelian melalui toko online resmi penerbit.

· Nilai dan kemudahan menjadi faktor pendorong pembelian: Harga yang lebih murah, proses pembayaran yang lebih cepat, program hadiah, dan akses ke metode pembayaran pilihan menjadi faktor pendorong pembelian di luar toko aplikasi.

“Saat para pengembang mencari pertumbuhan berkelanjutan di luar pasar yang sudah mapan, Asia Tenggara memberi peluang yang sangat menarik. Dan untuk mencapai keberhasilan, diperlukan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana para pemain ingin menemukan dan membayar video game,” kata Berkley Egenes selaku Chief Marketing & Growth Officer di Xsolla. “Penelitian dari laporan Xsolla dan Niko Partners menunjukkan bahwa meskipun para pemain di Indonesia, Thailand, dan Vietnam memiliki minat yang tinggi terhadap video game internasional, preferensi pembayaran lokal, kenyamanan, dan nilai yang mereka cari memiliki peran penting dalam cara mereka melakukan pembelian. Fokus kami yaitu membantu para pengembang dalam memahami perbedaan ini dan membangun pengalaman berbelanja yang memudahkan para pemain untuk mengakses video game yang mereka sukai.”

Mengingat gamescom asia mempertemukan industri video game global dengan ekosistem video game Asia Tenggara yang terus berkembang, temuan-temuan ini menegaskan pentingnya pemahaman mendalam terhadap pasar lokal serta strategi perdagangan yang fleksibel. Xsolla mendukung para pengembang dengan solusi yang mencakup perdagangan langsung ke konsumen, pembayaran cerdas, dan keterlibatan pemain, guna membantu studio dalam menjangkau dan memonetisasi pemain di seluruh dunia.

Para pengunjung gamescom asia bisa mendatangi Xsolla di B2B Hall, Stan No. E21, di mana Xsolla akan menggelar demonstrasi langsung mengenai Pembayaran dan Toko Web miliknya selama acara berlangsung, bersamaan dengan peluncuran produk-produk terbaru. Tim pakar global Xsolla akan siap menjawab pertanyaan, berbagi wawasan, dan mendiskusikan bagaimana alat-alat ini dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan unik masing-masing pengembang dan penerbit.

Selain kegiatan di stan, para pejabat eksekutif Xsolla akan memimpin sesi-sesi pidato utama selama acara berlangsung. John Park, selaku Direktur Regional Pengembangan Bisnis untuk Asia Tenggara di Xsolla, akan memaparkan Expo Stage Talk berjudul “Unlocking SEA’s $5.6B Gaming Opportunity: Web Shops & Localized Payments” pada hari Kamis, 29 Oktober, pukul 14.00 hingga 14.30, yang membahas bagaimana toko online yang disesuaikan dengan pasar lokal dan strategi penjualan langsung ke konsumen mendorong pertumbuhan di seluruh kawasan Asia Tenggara.

Pada hari Jumat, 30 Oktober, pukul 11.30 hingga 12.00, Justin Berenbaum, selaku Wakil Presiden Senior Bidang Hubungan Industri Global & Pendanaan di Xsolla, akan memandu sesi konferensi bertajuk “Navigating Game Investment & Commerce in 2026 and Beyond” dengan berbagi strategi bagi para pengembang yang sedang mencari model pendanaan dan monetisasi berkelanjutan.

Xsolla juga akan menyelenggarakan Xsolla Connect Bangkok 2026, sebuah program jejaring dan edukasi eksklusif pada hari Jumat, 30 Oktober, di Ruang MR109CD, Queen Sirikit National Convention Center. Program ini akan dibuka dengan sesi “Lunch & Meet” mulai pukul 10.30 hingga 14.30, yang menampilkan sesi jejaring terstruktur serta makanan dan minuman siap saji. Selanjutnya, mulai pukul 15.00 hingga 17.00, Xsolla akan bekerja sama dengan Games for Change dan Games for Change Hong Kong untuk menyelenggarakan diskusi panel yang berfokus pada dampak sosial, keamanan pemain, inklusi, serta pilihan intensional dalam pengembangan game.

Untuk informasi selengkapnya mengenai kehadiran Xsolla di gamescom asia, kunjungi: https://xsolla.pro/gamescom-asia-2026.

Untuk mengetahui selengkapnya mengenai laporan whitepaper Niko Partners dan Xsolla yang berjudul “Waking the Southeast Asian Giants: Players, Payments, and Localization in Three of Asia’s Most Exciting Markets”, kunjungi: https://nikopartners.com/bulletins-white-papers/waking-the-southeast-asian-giants/.

Xsolla merupakan perusahaan perdagangan global yang membuat dan menyediakan segala kebutuhan pengembang untuk meluncurkan, mengembangkan, dan memonetisasi video game. Perusahaan yang berkantor pusat di Los Angeles, California ini mendukung studio-studio dengan berbagai skala, mulai dari pengembang indie hingga AAA, melalui berbagai solusi yang mencakup perdagangan langsung ke konsumen, sistem pembayaran cerdas, kekayaan intelektual (IP) berbasis hiburan, serta aneka produk keterlibatan para pemain. Xsolla membantu para pengembang di bidang pendanaan, distribusi, pemasaran, dan monetisasi game mereka dalam skala besar. Dipercaya oleh lebih dari 70% dari 100 game berpendapatan tertinggi, Xsolla beroperasi sebagai pedagang pemecah rekor di lebih dari 200 wilayah geografis serta menyediakan akses ke lebih dari 1.000 metode pembayaran lokal di seluruh dunia. Dengan berlandaskan pada keyakinan yang kuat terhadap masa depan industri video game, Xsolla berkomitmen secara penuh untuk menghadirkan berbagai peluang dan mendorong pertumbuhan bagi para kreator di mana pun mereka berada.

Untuk informasi selengkapnya, kunjungi xsolla.com.

© 2026 Xsolla. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Pengumuman ini dianggap sah dan berwenang hanya dalam versi bahasa aslinya. Terjemahan-terjemahan disediakan hanya sebagai alat bantu, dan harus dengan penunjukan ke bahasa asli teksnya, yang adalah satu-satunya versi yang dimaksudkan untuk mempunyai kekuatan hukum.

Tersedia Galeri Multimedia/Foto: https://www.businesswire.com/news/home/20261029426002/en

Derrick StembridgeWakil Presiden Hubungan Masyarakat Global, Xsolla d.stembridge@xsolla.com