Kementerian mengatakan serangan tersebut melibatkan dua rudal balistik dan pesawat nirawak yang membawa bahan peledak.

Sebuah pesawat sipil sedang mendekati bandara untuk mendarat ketika serangan terjadi, sementara pesawat lain, penumpang, dan staf juga berada di bandara, kata kementerian tersebut.

Kementerian tidak menjelaskan apakah serangan tersebut menimbulkan korban atau kerusakan.