Gamma mengatakan kepedulian terhadap sesama tidak harus menunggu seseorang memiliki sumber daya besar atau kedudukan tertentu. Menurut dia, kontribusi dapat diberikan melalui tenaga, waktu, pikiran, maupun materi.

Ia menambahkan, generasi muda perlu mengimbangi kemampuan akademik dan profesional dengan kepedulian sosial serta kemauan untuk membantu masyarakat yang menghadapi kesulitan.

Sementara itu, Pendiri SRE Indonesia Zagy Berian mengatakan penyaluran bantuan harus dilakukan dengan mengedepankan tanggung jawab dan tata kelola yang baik, termasuk pencatatan serta dokumentasi penggunaan dana.

"Setiap pengeluaran, aktivitas, dan proses penyaluran bantuan harus kita upayakan tercatat dan terdokumentasi dengan baik, sehingga seluruh kontribusi yang diberikan dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.

Ia mengatakan kolaborasi berbagai pihak memungkinkan kontribusi yang berbeda, mulai dari sumbangan dana hingga keterlibatan langsung di lapangan, memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat terdampak.

Dalam kegiatan yang digelar secara hibrida tersebut, relawan juga berdialog dengan petugas pemadam kebakaran dan masyarakat mengenai dampak karhutla di Kalimantan Barat.