NADIKABAR.COM — Yayasan Jantung Indonesia (YJI) mengingatkan orang tua untuk mewaspadai Penyakit Jantung Rematik (PJR) pada anak dan remaja karena penyakit tersebut dapat berkembang tanpa gejala hingga menyebabkan gangguan pada katup jantung.
Ketua Umum YJI Annisa Pohan Yudhoyono dalam konferensi pers Hari Jantung Sedunia 2026 di Jakarta, Rabu, mengatakan PJR masih menjadi masalah kesehatan pada anak dan remaja karena gejalanya kerap tidak terlihat sejak awal.
Dia menjelaskan PJR dapat berkembang sejak masa kanak-kanak dan baru diketahui ketika kondisi jantung sudah mengalami gangguan.
Penyakit jantung rematik dapat berawal dari infeksi bakteri grup A Streptococcus yang menyebabkan radang tenggorokan. Infeksi yang tidak ditangani dengan baik, termasuk pengobatan antibiotik yang tidak tuntas, dapat memicu reaksi autoimun yang menyerang organ tubuh, termasuk jantung.