NADIKABAR.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mendorong kelompok tani mengoptimalkan keterbatasan lahan di wilayah perkotaan untuk dikembangkan sebagai pertanian terpadu, kawasan yang ditanami berbagai macam tanaman dengan media tanam galon bekas.
"Yang menarik dari kegiatan ini adalah bagaimana masyarakat mampu menjawab keterbatasan lahan perkotaan yang kemudian bisa dimanfaatkan secara kreatif," kata Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo usai panen padi perdana pada media tanam galon bekas di Yogyakarta, Jumat.
Menurut dia, kelompok tani Swa Katon Asri di Wirobrajan ini mengembangkan kawasan Pertanian Terpadu di tengah perkotaan, selain tanaman padi, berbagai tanaman sayuran juga dibudidayakan kelompok tani dengan media tanam galon bekas.
"Menanam padi dengan memanfaatkan galon bekas sebagai media tanam, kemudian dipadukan dengan budi daya ikan lele, serta aneka sayuran seperti cabai, tomat, terong, dan berbagai tanaman pangan lainnya," katanya.