Sementara itu, Juru Bicara Pemerintah sekaligus Menteri Komunikasi Yordania, Mohammad Momani, mengatakan serangan tersebut berkaitan dengan "ideologi takfiri ekstremis", yang mencap orang lain tidak percaya Allah.

Momani mengatakan penyidik masih mencari tahu apakah para pelaku memiliki keterkaitan dengan suatu organisasi. Hasil penyelidikan itu akan diumumkan setelah selesai.

Momani menegaskan umat Kristen merupakan bagian yang tak terpisahkan dari jati diri nasional Yordania, dengan akar yang dalam dalam sejarah dan identitas negara tersebut.