NADIKABAR.COM — Pelatih Satria Muda Pertamina Bandung Youbel Sondakh menilai Abraham Damar Grahita layak dinobatkan sebagai pemain terbaik (MVP) final IBL All Indonesian 2026 berkat penampilan gemilangnya saat menghadapi Dewa United Banten.
"Dia punya mental itu dan bisa membuktikannya di akhir pertandingan. Bukan hanya menembak, tetapi juga membawa bola. Dia pantas malam ini jadi MVP," kata Youbel seusai pertandingan di GOR Laga Tangkas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.
Abraham tampil selama 38 menit saat membawa Satria Muda mengalahkan Dewa United Banten dengan skor tipis 77-75 sekaligus mempertahankan gelar juara IBL All Indonesian.
Youbel mengungkapkan Abraham sempat mengalami benturan sebelum pertandingan sehingga kondisinya menjadi perhatian tim pelatih.
Namun, kapten Satria Muda tersebut mampu menunjukkan mentalitas kuat dengan mengambil peran penting dalam menjaga permainan tim, terutama pada menit-menit akhir pertandingan.
Menurut dia, kontribusi Abraham tidak hanya terlihat dari kemampuannya mencetak angka, tetapi juga dalam mengatur serangan dan membawa bola pada situasi krusial.
Youbel juga mengapresiasi kontribusi seluruh pemain Satria Muda, termasuk Yudha yang mencatatkan 15 assist meski hanya menyumbangkan empat poin.
Ia menilai keberhasilan mempertahankan gelar juara merupakan hasil kerja sama seluruh anggota tim yang menjalankan perannya masing-masing sepanjang pertandingan.
Sementara itu, Abraham Damar Grahita menyampaikan rasa syukur setelah kembali membawa Satria Muda menjuarai IBL All Indonesian untuk kedua kalinya secara beruntun.
"Coach Youbel sudah menceritakan semua kerja kolektif dari tim ini. Apresiasi untuk setiap anggota organisasi Satria Muda Pertamina," kata Abraham.
Ia mengaku bersyukur dapat kembali menghadiri konferensi pers bersama Youbel sebagai juara, setelah keduanya juga berada dalam situasi serupa pada penyelenggaraan tahun sebelumnya.
Kemenangan tersebut menjadikan Satria Muda sebagai tim tersukses dalam sejarah IBL All Indonesian dengan koleksi dua gelar juara pada 2025 dan 2026, sedangkan Pelita Jaya mengoleksi satu gelar pada 2024.