NADIKABAR.COM β€” Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK), pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia, melaksanakan pengembangan budi daya peternakan ikan lele di wilayah pegunungan Mimika, Papua Tengah.

Wakil Ketua Pengurus Bidang Pemantauan dan Evaluasi Program YPMAK Hendhaotje Watory, di Timika, Selasa, menjelaskan pengembangan budi daya ikan lele dilakukan di Kampung Tsinga, Distrik Tembagapura yang merupakan buah pikiran YPMAK untuk membantu ekonomi dan mendukung pemenuhan gizi keluarga dalam mengatasi stunting.

β€œStunting di wilayah gunung itu perlu diatasi dengan pemenuhan omega atau proteinnya. Nah selama ini masyarakat gunung kalau mau makan ikan ya harus turun ke kota, karena di sana sulit dapat ikan. Makanya kami coba kembangkan peternakan ikan, dan yang cocok berkembang di sana cuma ikan lele,” kata Hendhaotje Watory .

YPMAK sudah mencoba mengembangkan perikanan seperti ikan mujair dan nila. Namun dua jenis ikan tersebut dipastikan mati atau tidak berkembang, karena tidak kuat menghadapi iklim cuaca dingin khas pegunungan.